Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Andi Akbar Muzfa - Pengacara Rakyat Dari Timur

Gambar
Andi Akbar Muzfa: Dari Didikan Pusat ke Lorong-Lorong Timur, Menghidupkan Kesadaran Hukum dengan Kesederhanaan Makassar -  Di banyak wilayah Timur Indonesia, persoalan hukum jarang lahir dari ruang sidang yang tertata rapi. Ia tumbuh dari kehidupan sehari-hari: batas tanah yang bergeser tanpa kepastian ukur, warisan keluarga yang dibagi tanpa akta, perjanjian utang yang hanya berbekal kepercayaan lisan, hingga konflik rumah tangga yang berubah menjadi laporan pidana. Di tengah situasi itu, hukum sering kali hadir bukan sebagai pelindung, melainkan sebagai sesuatu yang menakutkan. Bahasa yang rumit, prosedur yang panjang, serta ketidaktahuan akan hak dan kewajiban membuat masyarakat kecil merasa jauh dari akses keadilan. Ketika aparat terlibat, rasa cemas pun muncul seolah hukum adalah wilayah yang hanya dimengerti oleh segelintir orang. Dalam ruang-ruang itulah Andi Akbar Muzfa memilih untuk berdiri. Baginya, akar dari banyak perkara bukan semata niat jahat, tetapi ketidaktahuan da...

Andi Akbar Muzfa, S.H. - Pengacra Rakyat Dari Indonesia Timur

Gambar
Andi Akbar Muzfa: Menyalakan Kesadaran Hukum dari Akar Rumput, Berbekal Didikan Pusat, Menguatkan Timur Indonesia Makassar - Di banyak kampung, lorong-lorong sempit perkotaan, hingga desa terpencil di Timur Indonesia, persoalan hukum jarang dimulai dari ruang sidang. Ia lahir dari hal-hal sederhana: sengketa batas tanah antar tetangga yang tak pernah diukur ulang, warisan keluarga yang dibagi tanpa kejelasan, perjanjian utang tanpa hitam di atas putih, konflik rumah tangga, hingga laporan pidana yang muncul akibat kesalahpahaman. Bagi masyarakat kecil, persoalan itu sering dianggap sekadar urusan pribadi hingga suatu hari berubah menjadi perkara hukum yang rumit dan menakutkan. Banyak yang tidak memahami haknya, tidak tahu prosedur, dan merasa terintimidasi oleh istilah-istilah hukum yang terdengar asing. Ketika konflik membesar dan aparat mulai terlibat, rasa takut pun datang. Hukum terasa seperti tembok tinggi: kokoh, dingin, dan sulit dijangkau. Di ruang-ruang itulah Andi Akbar Muzf...